Penanganan Diare Pada Anak |
|
 |
|
Oleh : dr. Kusdwiyono, SpA - RS Husada Utama |
|
DIARE seringkali mudah menyerang anak saat hujan seperti belakangan ini. Untuk itu, lakukanlah penanganan yang tepat agar penyembuhan lebih cepat. |
|
Bagaimana cara menangani diare? |
Penanganan diare pada prinsipnya mengganti cairan yang hilang (rehidrasi) dan pemberian makanan yang adekuat. |
1. |
Rehidrasi Mengganti cairan yang hilang dapat melalui minum (pada kasus tanpa dehidrasi maupun dehidrasi ringan-sedang) maupun melalui infus (pada kasus dehidrasi berat). |
2. |
Pemberian makanan yang adekuat
Lanjutkan pemberian ASI dan makanan seperti yang diberikan sebelum sakit, jangan memuasakan anak. |
3. |
Pemberian suplemen zinc |
4. |
Obat
Pemberian obat anti diare pada anak tidak dianjurkan. Antibiotik diberikan sesuai dengan indikasi. |
5. |
Edukasi kepada keluarga |
|
|
Bagaimana cara menangani diare di rumah ? |
- |
Bila anak menderita diare dan belum didapatkan tanda-tanda dehidrasi, segera berikan minum sebanyak 10 ml per kilogram berat badan setiap kali mencret agar cairan tubuh yang hilang bersama tinja dapat diganti untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Sebaiknya diberikan oralit sebagai pengganti cairan tubuh yang hilang. |
- |
Jika telah terjadi dehidrasi, minumkanlah oralit 50-100 ml (tergantung berat ringannya dehidrasi) per kilogram berat badan dalam 3 jam dan bila masih mencret, oralit terus diberikan seperti di atas, yaitu 10 ml per kilogram berat badan setiap mencret. |
|
|
Bagaimana mengetahui keadaan anak membaik dan tidak perlu dibawa ke dokter ? |
Perbaikan keadaan anak dapat dilihat dari gejala-gejala yang disebutkan di atas, misalnya kesadaran anak membaik, rasa hausnya akan menghilang, mulut dan bibirnya mulai membasah, kencing banyak, dan turgor kulit perutnya membaik. |
|
Kapan dirujuk ke puskesmas atau dokter? |
- |
Muntah terus menerus sehingga diperkirakan tidak bisa memberikan cairan pengganti melalui minum. |
- |
Diare terus menerus dan semakin sering atau tidak membaik dalam 3 hari. |
- |
Terdapat tanda – tanda dehidrasi. |
- |
Diare disertai adanya darah dalam tinja, demam maupun kejang. |
|
|
Bagaimana cara pencegahan diare ? |
Beberapa upaya untuk mencegah terjadinya diare antara lain : |
1. |
ASI tetap diberikan. |
2. |
Siapkan makanan sehat, bergizi, dan bersih. |
3. |
Penyediaan air minum yang bersih. |
4. |
Kebersihan perorangan (cuci tangan sebelum makan). |
5. |
Buang air besar pada tempatnya. |
6. |
Kebersihan lingkungan tetap dijaga. |
|